Isi data brand yang sedang dievaluasi. Skor & keputusan Go/Consider/No-Go dihitung otomatis di panel kanan berdasarkan 10 kriteria tertimbang — termasuk analisis kompetitor dan brand awareness.
Seberapa besar dan naik demand pasar untuk kategori produk ini.
Demand tinggi tapi tren turun = red flag. Kombinasi keduanya penting, bukan cuma salah satu.
Seberapa ramai kategori ini diperebutkan, dan jenis persaingannya seperti apa.
Hitung kasar dari hasil pencarian nama kategori di TikTok Shop/Shopee, atau pakai fitur analisa kategori Kalodata jika tersedia.
Red ocean bisa tetap profitable (lihat kasus air mineral), tapi butuh keunggulan biaya/skala yang biasanya belum dimiliki brand baru.
Seberapa beda produk ini dibanding yang sudah beredar di kategori sama.
Seberapa sudah dikenal brand ini, dan apakah sudah punya bukti penjualan riil.
Brand tanpa riwayat penjualan sama sekali adalah risiko lebih tinggi — 8 dari 10 produk baru gagal di 12 bulan pertama (Nielsen Global Innovation Report), umumnya karena belum tervalidasi pasar, bukan soal kualitas.
Masukkan harga dari brand, kalkulator otomatis hitung margin & estimasi profit kita per unit dan per bulan.
Perkiraan realistis, bukan target optimis — pakai data brand serupa yang sudah berjalan jika ada.
Default diambil dari asumsi unit economics blueprint sebelumnya. Ubah sesuai kondisi riil kategori produk ini.
Apakah brand bisa memenuhi demand berkelanjutan, bukan cuma sesekali?
Siapa yang menanggung ongkir kirim ke gudang, dan seberapa jauh/rumit logistiknya?
Item bertanda WAJIB harus terpenuhi. Jika tidak, hasil otomatis No-Go berapa pun skor kriteria lain.
Kesiapan materi visual, dan apakah kategori ini sudah padat brand serupa di toko kita.